Seorang Wanita Sedang Melakukan Yoga

Yoga Adalah aktivitas latihan utamanya asana (postur) bagian dari Hatta Yoga. Selain itu Yoga juga digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif, biasanya hal ini dilakukan dengan latihan pernapasan, olah tubuh dan meditasi, yang telah dikenal dan dipraktekkan selama lebih dari 5000 tahun.

Buah Segar Kaya Manfaat

Buah-buahan sangat dibutuhkan bagi tubuh kita karena setiap jenis buah terdapat banyak kandungan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh kita. Untuk itu biasakan untuk mengkonsumsi buah setiap hari.

Pencegahan Lebih Baik

Sehat Adalah Merupakan Anugrah yang tak ternilai dengan harta, Maka dari itu Jagalah kesehatan Anda Semua, Agar kita senantiasa Bahagia.

Konsultasikan Dengan Dokter

Gejala penyakit Seringkali dianggap ringan oleh sebagian orang. Hal Ini yang menjadikan penyakit menjadi lebih parah. Untuk itu segera Konsultasikan Dengan dokter dengan keluhan penyakit yang anda rasakan.

Olah Raga Secara Teratur

Salah satu cara agar badan tetap bugar dan fit adalah dengan olahraga secara teratur.

Tampilkan postingan dengan label infeksi virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infeksi virus. Tampilkan semua postingan

Minggu, September 15, 2013

10 Jenis Kanker yang Dipicu oleh Infeksi Virus

Jakarta - Infeksi virus menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti flu maupun kutil, Akan tetapi beberapa jenis kanker juga muncul akibat dipicu oleh infeksi virus. Berikut ini jenis-jenis kanker yang dipicu oleh infeksi virus, seperti dikutip dari Healthy Living, Kamis (12/9/2013): 1. Kaposi sarcoma Kaposi sarcoma ditandai dengan pertumbuhan abnormal pada jaringan di bawah permukaan kulit maupun organ lain. Penyakit ini dipicu oleh infeksi Human herpesvirus-8 (HHV-8) yang juga berhubungan dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Meski demikian, tidak semua pasien HIV juga terinfeksi HHV-8. 2. Hodgkin lymphoma Kanker yang menyerang nodus limpa ini disebabkan oleh infeksi virus yang membuat sel-sel limpa tumbuh terus tidak terkendali. Sekitar 50 persen kasusnya disebabkan oleh Epstein-Barr virus (EBV). Dan karena hampir semua penderita hodgkin lymphoma juga menderita penyakit hodgin, yang tidak memiliki faktor risiko, maka tidak banyak anjuran yang diberikan para ahli untuk mencegahnya. 3. Leukemia sel-T dewasa Ini adalah sejenis kanker yang menyerang darah atau sumsum tulang belakang. Penyakit ini berkaitan erat, meski tidak selalu disebabkan oleh infeksi human T-lymphotropic virus (HTLV-1). Hingga saat ini, tidak ada vaksin untuk HTLV-1. 4. Kanker anus Berbeda dengan kanker kolorektal yang menyerang usus besar hingga ujungnya di area anus, kanker anus hanya menyerang kulit di sekitar anus. Jenis kanker ini sering berhubungan dengan infeksi Human Papilomavirus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seks belalui anus. 5. Kanker serviks atau leher rahim Ada sekitar 60 jenis Human Papilomavirus (HPV), termasuk penyebab kutil di permukaan kulit dan tidak semuanya berhubungan dengan kanker. Kanker leher rahim dipicu oleh 2 jenis HPV yakni HPV-16 dan HPV-18. Infeksi ini bisa dicegah dengan vaksin, namun tetap dianjurkan tidak berperilaku gonta-ganti pasangan untuk mengurangi risiko.

Jumat, Januari 04, 2013

Haid Tidak Lancar Bisa Sebabkan Asma


PERNAHKAH Anda perpikir siklus haid yang tidak lancar dapat menyebabkan gangguan pernapasan? Ternyata, hal tersebut ada hubungannya.



Haid yang tidak lancar nyatanya membuat sebagian wanita terserang gangguan pernapasan. Penelitian terbaru mengatakan, haid yang mengalami gangguan dapat menyebabkan penyakit asma. Hal tersebut berdasarkan data dari BBC Norwegia menunjukkan, 4.000 wanita yang sirklus menstruasi tidak lancar terserang penyakit asma.



Gangguan pernapasan yang diakibatkan tidak lancarnya sirklus haid ini disebabkan pula dengan faktor rokok. BBC mencatat, dari 2.000 wanita yang terserang gangguan asma, 285 orang perokok aktif, dan itu disebabkan pula dengan tidak lancarnya sirklus menstruasi.



"Penelitian ini dapat dijadikan pelajaran oleh wanita agar dapat hidup sehat," ujar Dr. Samantha Walker dari Charity Asma UK.



Menurut data dari Yayasan Asma di Amerika, hampir 25 juta rakyat Amerika menderita penyakit asma dan lebih dari 3.300 orang meninggal setiap tahun. Keadaan ini menunjukkan bahwa wanita lebih rentan penyakit mematikan dibandingkan pria.

Kamis, Januari 03, 2013

Benarkah Fruktosa Picu Obesitas?



Fruktosa, gula sederhana yang ditemukan secara alami dalam buah ternyata tidak
menyurutkan nafsu makan dan dapat menyebabkan orang untuk makan lebih banyak. Bahkan jika dibandingkan glukosa, salah satu jenis gula lainnya, fruktosa yang juga ditambahkan pada beberapa jenis makanan sebagai sirup jagung dapat meningkatkan nafsu makan.



Sebuah penelitian baru mengungkapkan, konsumsi gula akan berpengaruh terhadap otak. Para peneliti dari Yale University melihat adanya hubungan konsumsi glukosa maupun fruktosa dengan nafsu makan yang ditentukan aliran darah di bagian hipotalamus otak.


Setelah melakukan studi terhadap 20 dewasa sehat, para peneliti menyimpulkan, konsumsi glukosa menyebabkan tingginya kadar hormon yang membuat perasaan kenyang. Sebaliknya, konsumsi minuman berfruktosa hanya meningkatkan kadar hormon ini lebih sedikit.


Penelitian yang dimuat jurnal American Medical Association ini mengatakan, temuan ini bukan berarti fruktosalah penyebab epidemi obesitas, melainkan hanya salah satu faktor pendukung, selain lingkungan dan faktor genetika. Fruktosa memang banyak ditemukan pada makanan dan minuman karena harganya yang murah serta rasanya yang sangat manis sehingga dapat menekan biaya produksi.


Salah satu penulis studi ini Jonathan Purnell, sekaligus dosen di Divisi Endokrinologi, Bagian Diabetes dan Nutrisi Klinis dari Oregon Health and Science University di Portland, Amerika Serikat, mengatakan, "Kami bukannya merekomendasikan untuk menghindari konsumsi fruktosa dari sumber alami seperti buah atau madu, melainkan menekan
konsumsi gula berlebihan dengan cara selalu memakan makanan yang tinggi serat dan biji-bijian."



Pendiri dan direktur Program Pengendalian Berat Badan Komprehensif di Presbyterian Hospital dan Weill Cornell Medical Center di New York Louis Aronne mencatat bahwa pemanis buatan pada makanan dan minuman di pasaran biasanya kombinasi dari glukosa dan fruktosa. Oleh karenanya, dampaknya pada tubuh tidak sedramatik hasil penelitian ini. Meskipun benar, penelitian ini menambah bukti bahwa wilayah hipotalamus otak berperan dalam menentukan epidemi obesitas.


"Pemanis yang digunakan pun menentukan rasa kenyang dan berpengaruh terhadap jumlah konsumsi sehingga berdampak pada obesitas," ungkap Aronne.



Jadi, apa yang harus dilakukan? Ahli gizi dari Lenox
Hill Hospital New York Sharon Zarabi menyarankan masyarakat, untuk selalu mengecek label kemasan makanan. "Hindari konsumsi makanan yang mencantumkan glukosa atau fruktosa pada tiga komposisi utamanya, dan pastikan makanan mengandung tidak lebih dari 10 gram gula per penyajian," ujarnya.

Jumat, Desember 28, 2012

Bahaya Rokok Dan Gejalanya


Berbagai upaya dilakukan Departemen Kesehatan Inggris untuk dapat menurunkan korban rokok di negaranya, salah satunya melalui kampanye dan iklan. Yang terbaru, pemerintah Inggris merilis iklan yang menunjukkan sebuah tumor mengerikan tumbuh di batang rokok. Wah!



Departemen Kesehatan Inggris mengeluarkan biaya sebesar 2,7 juta poundsterling (sekitar Rp 42 miliar) untuk menayangkan iklan anti-rokok terbarunya selama sembilan minggu di televisi, billboard dan online.


Dalam iklan tersebut, digunakan gambar tumor mengerikan yang tumbuh di batang rokok. Pemerintah berharap dengan iklan ini jutaan warga Inggris dapat berhenti merokok.


Iklan ini diluncurkan untuk menanggapi data statistik yang menunjukkan lebih dari sepertiga perokok di Inggris masih berpikir bahwa risiko kesehatan dari rokok sangat berlebihan.



Merokok masih menjadi penyebab terbesar kematian dini, batang 9 cm tersebut sudah bertanggung jawab untuk lebih dari 100.000 kematian di Inggris setiap tahun.


Kampanye terbaru ini akan fokus pada fakta bahwa merokok 15 batang saja sudah dapat menyebabkan mutasi sel, yang dapat menyebabkan tumor dan kanker, menurut Departemen Kesehatan Inggris.



"Ini adalah kampanye pukulan keras untuk memperlihatkan bahaya tersembunyi dari merokok. Orang-orang akan melihat pria merokok dan kemudian kanker tumbuh di batang rokoknya. Itulah yang terjadi dalam tubuh manusia," jelas Chief Medical Officer, Profesor Dame Sally Davies, seperti dilansir Dailymail, Jumat (28/12/2012).


Prof Davies mengatakan satu dari dua perokok meninggal karena rokok, sebagian besar karena kanker. Menurutnya, orang tidak mempersonalisasikan bahaya merokok dan tidak
mengerti apa yang terjadi dalam tubuhnya.


"Ini akan menunjukkan kepada mereka," tambah Prof Davies.


Ini bukan kali pertama Departemen Kesehatan Inggris mengeluarkan iklan anti-rokok secara grafis. Sebelumnya di tahun 2004, iklan grafis menunjukkan timbunan lemak yang diperas dari arteri seorang perokok dan lemak menetes dari ujung rokok.


Lalu kapan Indonesia akan membuat iklan serupa?

Kamis, Desember 27, 2012

6 Cara Mempercantik Vagina dan Risiko Kesehatannya

Makin aneh-aneh saja maunya orang zaman sekarang. Entah sejak kapan kecantikan wanita tak hanya terletak pada wajah dan kepribadiannya. Seolah tak mau kalah, bagian paling intim dari seorang wanita pun ikut dipermak agar terlihat cantik. Tapi awas, akibatnya bisa berbahaya.



Perawatan kosmetik untuk vagina sudah menjadi tren kecantikan beberapa tahun terakhir. Bukan hanya sekadar mengharumkan atau membersihkan, vagina sekarang dipoles layaknya bagian tubuh wanita lainnya seperti wajah, rambut ataupun kuku.



Seperti dilansir Health.com, Kamis (27/12/2012), berikut adalah teknik perawatan untuk mempercantik vagina dan konsekuensinya:


1. Vajazzling

Teknik ini dilakukan dengan cara merias vagina dengan perhiasan yang ditempelkan menggunakan wax. Salah seorang artis internasional yang memulai tren ini adalah Jennifer Love Hewitt ketika diwawancarai sebuah stasiun TV di AS. Metode ini sebenarnya aman, tergantung dari reaksi kulit terhadap lilin wax. Gangguan yang mungkin muncul adalah gatal-gatal.


2. Pewarnaan

Aneh memang, tetapi ada orang yang mewarnai bulu kemaluannya agar berwarna-warni atau sekadar terlihat 'beda'. Sayangnya, kulit di bawah bulu kemaluan lebih mudah iritasi dibanding kulit kepala.



Pilihan untuk mewarnai bulu kemaluan jelas masalah pribadi. Untuk memastikan tidak menyebabkan iritasi, ada baiknya produk pewarna diujicoba dulu pada bagian lain tubuh, misalnya ketiak, karena kulit di bagian itu hampir sama sensitifnya.



3. Pemutihan

Bukan hanya baju saja yang diberi pemutih atau bleaching, tapi vagina juga. Dengan bahan kimia tertentu, vulva kulit akan dibikin warnanya agar lebih cerah. Sayangnya, cairan kimia dapat menyebabkan iritasi, kulit melepuh, bahkan luka bakar. Kebanyakan wanita yang melakukan bleaching tidak mengalami masalah berarti. Tapi mengingat risikonya, sebaiknya bleaching tidak dilakukan.


4. Brazilian Waxing

Teknik ini dilakukan dengan cara menggunakan lilin untuk merontokkan sebagian besar atau seluruh bulu kemaluan. Mengenai keamanannya, sebenarnya bulu kemaluan dapat berfungsi sebagai pelindung dan bantalan vulva vagina.


Selain itu, waxing juga dapat mengganggu atau merobek kulit serta menyebabkan ruam dan infeksi. Tempat perawatan kecantikan yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah. Apabila menemukan bisul atau bengkak bernanah, segera temui dokter karena dapat merembet ke saluran genital.


5. Tindik

Kini tindik bisa dipasang di hampir semua bagian tubuh, tak hanya daun telinga saja. Pada vagina, tindik biasanya dipasang di klitoris, labia bagian dalam dan labia luar atau perineum.


Risikonya, setiap bagian tubuh yang ditindik sebenarnya berisiko terinfeksi. Jika berniat menindik bagian kelamin, perhatikan kondisi vagina. Jika terjadi kemerahan, pembengkakan, atau gejala lainnya, segera hubungi dokter.


6. Bedah kosmetik

Beberapa wanita berduit memilih cara ekstrem untuk merombak vaginanya, yaitu lewat prosedur bedah. Biasanya bedah dilakukan untuk memperpendek dan membentuk kembali labia, menonjolkan klitoris dan mempersempit vagina.


Semua prosedur operasi memiliki risiko seperti jaringan parut, cacat permanen dan kerusakan saraf yang menyakitkan. Wanita yang sudah diperbesar labianya seringkali tidak dapat melakukan kegiatan seperti bersepeda atau berhubungan seks tanpa rasa sakit.